Keuangan Publik: Ilmu Ekonomi
Perpajakan
Pajak: Konsep Dasar
Setiap pajak memiliki dua bagian:
1. Struktur
Dasar Pajak
Nilai pengenaan pajak. Seperti
pendapatan, penjualan, hak milik
2. Struktur
Tingkat Pajak
Menentukan porsi dasar pajak yang
harus dibayar dengan pajak.
Dasar pajak bersifat:
1. Pajak
Atas Simpanan
2. Pajak
Atas Aliran
Pajak yang dikenakan atas aliran:
1. Pajak
Proporsional
Pajak yang bebannya adalah
proporsi konstan dari pendapatan semua rumah tangga.
Pajak Progresif
Pajak yang menuntut proporsi
pendapatan yang lebih tinggi dari rumah tangga berpendapatan tinggi.
PajakRegresif
Pajak yang menuntut proporsi
pendapatan yang lebih rendah dari keluarga berpendapatan lebih tinggi.
2. Tingkat
PajakMarjinal
Pajak yang harus dibayar pada
tiap pendapatan tambahan yang dihasilkan.
Tingkat Pajak Rata-Rata
Jumlah total pajak yang dibayar,
dibagi dengan pendapatan total.
Tingkat pajak marjinal
mempengaruhi keputusan tentang seberapa banyak seseorang bekerja.
KESETARAAN PAJAK
Prinsip Manfaat yang diterima
Wajib pajak menyumbang pada
pemerintah
Prinsip Kemampuan Membayar
Wajib pajak yang mengharuskan warga
Negara menanggung beban pajak sesuai kemampuan.
Tiga kandidat utama dalam dasar
pajak terbaik
Pendapatan
Segala hal yang meningkatkan
kemampuan untuk mengontrol sumber daya.
Pendapatan Ekonomi = Konsumsi +
Perubahan Kekayaan
Konsumsi
Nilai total segala hal yang di
konsumsi rumah tangga
Kekayaan
Nilai semua hal yang kita miliki
setelah dikurangi kewajiban.
Kekayaan bersih = Aset–Kewajiban
PAJAK HIBAH DAN TANAH MILIK
Tanah Milikatau Estate
Properti yang
dimilikipadasaatkematianseseorang.
Pajak Tanah Milik
Pajakatasnilai total
tanahmilikseseorang.
INSIDEN PAJAK
Pengenaan pajak atau perubahan
pajak bisa mengubah perilaku dalam memengaruhi penawaran dan permintaan di
pasar menyebabkan harga berubah, membuat beberapa rumah tangga merugi atau
untung. Perubahan akhir ini menentukan beban akhir pajak itu.
Pergeseran pajak terjadi apabila
rumah tangga melakukan sesuatu untuk menghindari membayar pajak.
Mengenakan PajakGaji: Siapa yang
membayar?
Pada tingkat upah, kuantitas
tenaga kerja yang diminta sama, dan pasar tenaga kerja berada dalam
ekuilibrium.
Ukuran relative bagian perusahaan
dan bagian pekerja dari beban pajak total tergantung pada bentuk kurva
permintaan dan penawaran. Jika penawaran tenaga kerja sangat elastic maka
pekerja hanya perlu menanggung beban pajak gaji yang kecil. Jika inelastic,
sebagian besar beban ditanggung oleh pekerja.
INSIDEN PAJAK LABA KORPORASI
Pajak laba korporasi adalah pajak
atas laba perusahaan yang dikategorikan sebagai korporasi (Perseroan Terbatas).
Korporasi atau Perseroan Terbatas (PT) adalah perusahaan yang diberi status
kewajiban terbatas oleh pemerintah.
BebanPajakKorporasi
Beban Pajak Korporasi tergantung
pada beberapa factor:
· Intensitas
relative modal/ tenaga kerja dari kedua sektor,
· Kemudahan
subsitusi tenaga kerja dan modal di kedua sektor,
· Elastisitas
permintaan untuk produk masing-masing kerja.
Beban Berlebih dan Prinsip
Netralitas
Beban berlebih adalah jumlah
kelebihan beban pajak atas penerimaan yang dikumpulkan oleh pemerintah.
Prinsip Netralitas adalah prinsip
umum yang muncul dari analisis ekses beban.
Pajak yang paling efisien adalah
pajak yang memiliki dasar yang luas yang tidak mengganggu keputusan ekonomi.
Prinsip kedua terbaik menyatakan
bahwa pajak yang mengganggu keputusan ekonomi tidak perlu menimpakan beban
berlebih.
MengukurBebanBerlebih
Beban berlebih yang ditimpakan
oleh pajak sama dengan surplus konsumen sebelum pajak dikurangi pajak total
yang dikumpulkan oleh pemerintah. Makin elastic kurva permintaan, makin besar
gangguan yang disebabkan oleh tiap tingkat pajak tertentu.
1xBet Korean Online Casino - Is online korean casino legit? - Legalbet
BalasHapus1xBet.co.kr Review 2021-09-09 · Is online korean casino legit? · 1xBet is licensed in the Kahnawake Gambling 온카지노 Commission. · If 1xbet you are 샌즈카지노 looking to play for a live casino, you